Senin, 31 Desember 2012

Photoshop ^^

Adobe Photoshop 7.0
A.    Pengenalan Photoshop 7.0
1.      Mengenal Photoshop 7.0


Adobe Photoshop merupakan salah satu program aplikasi yang ditujukan untuk menyunting dan memanipulasi image (image-editing). Dengan Adobe Photoshop 7.0 Anda dapat dengan mudah membuat dan menyunting image dengan kualitas yang tinggi yang siap untuk dicetak, ditempatkan di situs Web dan untuk keperluan lainnya. Adobe Photoshop 7.0 merupakan program aplikasi pengolah image atau gambar Bitmap. Image atau gambar Bitmap yang sering disebut Raster, merupakan gambar yang dibentuk dari grid-grid warna. Grid ini adalah elemen dasar dari sebuah image atau gambar yang disebut pixel atau picture elements. Pada saat Anda menyunting image atau gambar, proses yang terjadi sebenarnya adalah Anda hanya menyunting lokasi pixel-pixel ini. Gambar bitmap ini biasanya digunakan pada fotografi atau digital painting sehingga mode ini sangat bergantung pada tingkat kepadatan (resolusi) grid pixel-nya. Semakin tinggi resolusi sebuah image atau gambar, maka pixel yang dikandungnya akan semakin banyak dan semakin rapat sehingga image atau gambar akan mempunyai detail yang lebih baik atau nyata. Namun perlu diperhatikan bahwa semakin besar resolusi sebuah image atau gambar akan berakibat ukuran filenya semakin besar.
Adobe Photoshop 7.0 mempunyai tiga mode warna yang digunakan, yaitu RGB, CMYK, dan index color. Struktur image atau gambar yang dihasilkan monitor dengan image atau gambar cetak mempunyai perbedaan. Layar komputer atau monitor mempunyai elemen pembentukan warna Red, Green dan Blue (RGB), sedangkan warna yang dihasilkan oleh media cetak mempunyai empat kali proses pewarnaan yaitu Cyan, Magenta, Yellow, dan Black (CMYK)
Adobe Photoshop 7.0
2.      Memulai Photoshop 7.0
Untuk memulai atau membuka program aplikasi Photoshop 7.0, ikuti langkah berikut ini:
1.      Nyalakan komputer Anda, tunggu sampai komputer menampilkan area kerja (Desktop).
2.      Klik tombol Start yang ada di taskbar
3.      Pilih All Programs > Adobe Photoshop 7.0


Tutorial coreldraw 1

Tutorial CorelDRAW 1
A.    Apa Itu CorelDRAW?
CorelDRAW – The Popular Drawing Software
CorelDRAW adalah sebuah drawing software yang sangat populer. Sebuah software yang serbaguna dan dimanfaatkan oleh para desainer dari berbagai aliran: seni murni, desain logo, desain ikon dan karakter, desain poster, brosur, kartu nama, cover buku dan sebagainya. Digemari oleh desainer cetak karena memiliki palet warna yang mendekati warna yang dihasilkan oleh mesin cetak, meskipun demikian CorelDRAW tidaklah cocok digunakan untuk layout isi buku. Pertama kali muncul pada tahun 1987, versi terakhir yang dirilis adalah X5 (15) pada Februari 2010. Popularitas dan penggunaannya yang begitu luas membuat software lain yang sejenis, sedikit banyak kemudian mengikuti tampilan dan cara penggunaannya, termasuk drawing software yang tidak berbayar (open source).
B.     Drawing dan Painting, Apa Bedanya?
Apa saja software grafis yang anda kenal? Jika anda menyebut Adobe Photoshop, ia termasuk painting software. Apa beda drawing dan painting kalau begitu? Painting berarti bahwa ketika anda menambahkan sesuatu – apakah itu titik, garis, bangun, coretan dan sebagainya – ke atas bidang gambar, maka anda melakukan hal yang sama dengan mencorat-coret sebuah kertas: anda mengubah warna bidang gambar tersebut, sehingga coretan yang anda buat tidak dapat digeser atau diubah kecuali dihapus. Pada painting, manipulasi individual terhadap coretan dicapai dengan sistem layering: seolah-olah anda memiliki selembar kertas putih di dasar dan berlapis-lapis kertas transparan di atasnya: coretan pada lapis ke 15 dapat anda hapus tanpa merusak coretan lain di lapis ke 14. Drawing berarti bahwa apa yang anda tambahkan ke bidang gambar sebenarnya adalah sebuah objek. Seperti menaruh pin, penggaris, dan busur di atas selembar kertas. Benda-benda tersebut tidak pernah menyatu dengan kertasnya, sehingga bebas untuk dimanipulasi, misalnya digeser. Setiap objek drawing merupakan hasil penggambaran secara matematis dari informasi komponen grafis objek yang tersimpan. Ukuran file citra hasil painting akan membesar seiring dengan ukuran bidang gambar dan jumlah layernya, sedangkan ukuran file gambar hasil drawing tergantung pada banyaknya objek di dalamnya. Citra painting menyimpan hasil akhir coretan-coretan anda berupa sebuah lukisan utuh (dikenal juga sebagai bitmap); gambar drawing menyimpan koordinat titik, jenis objek dan manipulasinya saja (dikenal juga sebagai vector), sehingga perlu rendering (proses penggambaran) setiap kali kita ingin melihat hasilnya.
C.    Berkenalan Dengan CorelDRAW
a.      Membuka CorelDRAW
CorelDRAW bukanlah sesuatu yang langsung ada di komputer anda, ketika anda baru saja membelinya misalnya, atau setelah anda melakukan instalasi sebuah sistem operasi. Tentu anda harus terlebih dahulu membeli software ini dan melakukan instalasi sebelum anda mulai menggunakannya. CorelDRAW tersedia dalam paket bernama Corel Graphics Suite bersama beberapa software grafis lain dari Corel yang saling melengkapi. Ukuran instalasinya antara 100-300 megabyte untuk seluruh paket tersebut. Corel Graphics Suite tersedia untuk sistem operasi Windows dan Macintosh. Jika CorelDRAW telah terinstal, sangat mudah untuk membukanya, tinggal menamukan lokasi grup software aplikasi pada computer anda. Contoh untuk Windows adalah klik tombol ‘Start’ _ ‘All Programs’ _ ‘CorelDRAW Graphics Suite X4’ _ ‘CorelDRAW X4’. Bagaimana jika versi CorelDRAW yang dimiliki berbeda? Temukan saja bagian menu yang memuat kata Corel, kemudian cari shortcut untuk CorelDRAW di sana.
b.      Antarmuka CorelDRAW
Setelah memberikan perintah untuk membuka CorelDRAW, mungkin saja akan muncul jendela dengan pertanyaan atau pilihan, klik saja ‘New’, dan akan muncul antarmuka utama CorelDRAW. Tutorial ini menggunakan CorelDRAW versi X4 untuk pembahasannya. Jika versi yang anda miliki berbeda, jangan khawatir, secara garis besar antarmuka CorelDRAW tidak mengalami perubahan radikal dari satu versi ke versi berikutnya, sehingga informasi dalam tutorial ini masih dapat anda gunakan. Perbedaan yang ada adalah kemampuan baru yang ditambahkan setiap kenaikan versi, yang biasanya ditunjukkan oleh adanya tool baru pada toolbar atau menu baru, sehingga pada versi yang lebih lama dari X4, beberapa bagian antarmuka belum ada.

Tutorial Coreldraw 2

Tutorial CorelDRAW
Fungsi-fungsi Bermanfaat
A.   Mengubah Posisi Lapis Objek
Anda membuat sebuah objek kotak, kemudian anda menambahkan sebuah objek lingkaran, lalu anda menambahkan sebuah objek segitiga. Jika anda geser-geser, maka akan terlihat bahwa kotak ada dilapis paling bawah. Apakah dia harus selalu berada di bawah? Tidak, ia bisa digeser menjadi yang paling atas. Untuk itulah anda perlu menguasai fungsi mengubah posisi labis objek.
Cara yang paling sederhana adalah:
1.      Klik Pick tool.
2.      Pilih objek yang diinginkan.
3.      Tekan tombol ‘Ctrl + Page Up’ pada keyboard untuk menaikkan posisi objek satu lapis.
4.      Tekan tombol ‘Ctrl + Page Down’ pada keyboard untuk menaikkan posisi objek satu lapis.
5.      Tekan tombol ‘Shift + Page Up’ atau ‘Shift + page Down’ pada keyboard untuk menaikkan posisi objek ke lapis paling depan atau paling belakang
B.   Efek Transparansi
Anda bisa menambahkan efek transparansi pada semua objek yang kita punyai pada bidang gambar, baik itu rectangle, teks, maupun objek gambar yang kita import dari luar. Langkah langkahnya adalah sebagai berikut:
1.      Pastikan objek yang diinginkan telah dipilih dengan cara klik pada sembarang bagian objek tersebut, dan pastikan sudah memilih ‘Pick Tool’ dengan mengklik ikonnya pada Toolbox.
2.      Klik ikon ‘Interactive Blend Tool’ pada Toolbox, tahan sebentar hingga muncul sub-toolnya, kemudian klik pada ikon ‘Interactive Transparency Tool’ (gambar gelas).
3.      Pilih jenis transparansi yang diinginkan pada Property Bar, apakah uniform (seragam), linear (bertahap) dan sebagainya. Pilihan defaultnya adalah none (tidak transparan). Kita juga bisa mengatur tingkat transparansi yang ada dalam bentuk persen. 100 persen berarti gambar benar-benar tembus pandang (hilang).
Untuk jenis transparansi yang bukan uniform, kita juga bisa mengatur arah transparansi dengan melakukan klik dan tarik pada kotak hitam dan putih yang muncul di atas objek. Kotak hitam menandakan arah yang semakin transparan, sedangkan kotak putih ke arah yang semakin solid.
C.   Efek Shadow
Efek lain yang umum dipakai adalah shadow, untuk menambahkan bayangan pada objek kita. Jika objek berupa objek asli buatan CorelDRAW, maka bentuk bayangan akan mengikuti bentuk objeknya. Jika objek berupa gambar yang diimport, maka akan mengikuti tipe gambar tersebut. Gambar yang mengandung sifat transparan seperti *.gif dan *.png, bentuk bayangannya akan mengikuti bentuk gambar yang tidak transparan, sedangkan pada gambar yang sifatnya solid seperti *.bmp dan *.jpg, bayangan akan mengikuti bentuk kotak sesuai ukuran gambar. Cara menambahkan bayangan pada objek:
1.      Pastikan objek yang diinginkan telah dipilih dengan cara klik pada sembarang bagian objek tersebut, dan pastikan sudah memilih ‘Pick Tool’ dengan mengklik ikonnya pada Toolbox.
2.      Klik ikon ‘Interactive Blend Tool’ pada Toolbox, tahan sebentar hingga muncul sub-toolnya, kemudian klik pada ikon ‘Interactive Drop Shadow Tool’ (gambar kotak berbayangan).
3.      Pilih jenis bayangan yang diinginkan dari beberapa preset yang tersedia pada
Property Bar. Atur juga variabel-variabel yang menyertai untuk preset tersebut. Lakukan eksperimen dengan memasukkan nilai-nilai baru ke dalam boks-boks yang tersedia di Property Bar. Anda juga bisa mengatur arah bayangan dengan melakukan klik dan tarik pada kotak hitam dan putih yang muncul di atas objek. Kotak hitam menandakan arah bayangan, sedangkan kotak putih adalah awal munculnya bayangan. Kotak putih hanya dapat diatur untuk tengah, kiri, kanan, atas dan bawah objek.
D.   Mengedit Bentuk Objek Dengan Fleksibel
Jika anda tidak puas dengan bentuk dasar objek yang sudah diberikan oleh CorelDRAW, anda dapat melakukan edit terhadap objek tersebut sehingga memiliki bentuk yang aneh, asimetris dan sebagainya. Caranya adalah:
1.      Buat sebuah objek, misalnya rectangle (kotak).
2.      Klik ‘Pick Tool’, pilih objek tersebut.
3.      Klik kanan pada objek, pilih ‘Convert to Curve’.
4.      Klik ‘Shape Tool’.
5.      Cobalah untuk melakukan klik dan tarik pada sisi-sisi objek tersebut, jika belum berhasil, lakukan langkah berikutnya.
6.      Klik satu titik sudut objek (berupa kotak hitam), klik kanan dan pilih ‘to Curve’, lakukan pada semua titik sudut yang diperlukan.
7.      Cobalah klik dan tarik pada sisi-sisi objek tersebut, bentuklah sesuai keinginan.
Untuk bentuk yang lebih presisi, klik dan tarik pada garis panah yang muncul dari setiap titik sudut.
8.      Untuk menambahkan titik sudut, dengan ‘Shape tool’ terpilih, dobel klik pada garis objek. Untuk menghapusnya, klik kanan pada titik sudut tersebut dan pilih ‘Delete’.
Membuat Poster Yang Baik
Membuat sebuah poster memerlukan teknik supaya poster enak untuk dilihat sekaligus menyampaikan apa yang menjadi tujuannya. Berikut ini tips yang dapat digunakan sebagai panduan dalam membuat poster.
1. Kenali Audience Anda
Ini adalah langkah pertama yang wajib untuk dilakukan ketika membuat sebuah iklan dan berlaku juga untuk poster. Anda hanya memiliki 3 detik untuk dapat menangkap perhatian seseorang agar ia mau melihat poster anda. Ini berarti bahwa anda harus tahu apa yang disukai oleh calon sasaran
poster anda, dan apa yang ingin mereka lihat. Buatlah desain poster yang langsung menarik mereka untuk datang pada pandangan pertama. Jika sasaran anda adalah anak-anak, gunakan warna yang cerah dan gambar tokoh kartun favorit
mereka. Jika sasaran anda adalah orang dewasa, jangan gunakan tokoh kartun – gunakanlah gambar artis atau gambar lain yang menarik bagi orang dewasa. Hal lain yang penting adalah menanyakan pada diri anda, apa sebenarnya tujuan anda membuat poster ini. Menjual sesuatu? Mendidik masyarakat? Mempromosikan sesuatu? Meskipun tampak rumit, tidak ada salahnya anda membuat

Sabtu, 29 Desember 2012

Modul coreldraw X3


CORELDRAW X3
A.    Pendahuluan
Secara umum program desain grafis terdiri dari 2 macam, yaitu
1. Berbasis vektor
2. Berbasis bitmap (raster)
Nama-nama perangkat lunak untuk desain grafis
No
Sofware
Keterangan
1
Corel Draw
Berbasis Vektor
2
Free hand
Berbasis Vektor
3
Adobe Illustrator
Berbasis Vektor
4
Paint
Berbasis  Raster (bitmap)
5
Photoshop
Berbasis Raster (bitmap)
6
Corel Photo paint
Berbasis Raster (bitmap)
7
Gimp
Berbasis Raster (bitmap)
B.      Pengertian desain grafis berbasis
Vector      : Desain grafis yang berbasis besaran dan arah, atau magnitude dan direction
Bitmap     : Desain grafis yang memiliki berjuta-juta titik atau pixel
C.      Perbedaan desain grafis berbasis vektor dan berbasis bitmap
Berbasis vektor
Berbasis bitmap
Gambar tetap jelas ketika diperbesar
gambar kurang jelas jika di perbesar (menjadikabur dan pecah)
Tersusun oleh garis dan kurva
terdiri atas titik / dot
Ukuran file yang dihasilkan kecil
ukuran file yg dihasilkan besar
Kualitas grafik tidak bergantung dari banyaknya pixel
kualitas grafis bergantung dari banyaknya pixel
D.      Perbedaan dan persamaan penggunaan pewarnaan CMYK dan RGB
·         persamaan
RGB dan CMYK itu sama-sama warna primer.
·         Perbedaan
RGB
CMYK
• Red Green Blue (merah, hijau, biru)
• RGB merupakan warna-warna primer yang
digunakan pada monitor
• Jadi RGB lebih digunakan untuk desain yang
nantinya ditampilkan ke media layar monitor
• Jika warna RGB di campur semua, akan
menghasilkan warna putih
·         Cyan Magenta Yellow Black (orang awam bilangbiru, merah, kuning dan hitam )
·         CMYK merupakan warna-warna primer yangpaling banyak digunakan pada printer
·         CMYK lebih digunakan untuk desain yangnantinya ditampilkan ke media cetak
·         Jika warna CMY di campur semua, akanmenghasilkan warna hitam
Kesimpulan :
Untuk hasil terbaik pencetakan :
a.       gunakan warna CMYK
b.      kenali semua karakteristik perangkat anda (scanner, printer, monitor dll) dengan baik.
Untuk desain web dan desain grafis (output monitor)
a.       gunakan warna RGB
b.      biasakan mengerjakan dalam ruang cahaya yang terkontrol. mengerjakan disain pada siang dan malam hari juga menghasilkan perbedaan warna yang berbeda (terutama untuk RGB)
Istilah-istilah
a.       Main Menu           :Sederetan Menu yang dipersiapkan untuk membantu dalam proses
pembuatandan editing gambar
b.      Toolbox                :kumpulan tool atau alat-alat yang digunakan untuk mengedit gambar
c.       Properties Bar      : Tempat kita melakukan pengaturan
d.      Pilihan Warna /
Color Pallete        :Memberikan dan memberi warna pada object
e.       Lembar /
Kertas Kerja         :Tempat kita menggambar / bekerja
f.       Ikon                      : Lambang kecil yang berfungsi sebagai menu untuk menuju suatu fungsi.
g.      Menu bar              : Bar yang berisi menu
h.      Submenu              : Bagian dari menu (cascading)
i.        menu                    : Penuntun fasilitas yang tersedia, untuk mengarahkan user dalam
memlilih proses yang akan dieksekusi.
Mengenal Coreldraw x3
CorelDRAW X3 adalah aplikasi design grafis berbasis vektor untuk membuat beberapa design sepertikartu nama, logo, kalender, poster, dan lain-lain. Dibuat oleh Corel, sebuah perusahaan yang bermarkas di Ottawa, Kanada.Versi terakhirnya versi 14 yang dinamai X4 dirilis pada tahun 2008.
Layout coreldraw