MICROSOFT EXCEL 3
A.
Fungsi Kelompok Text
a.
Left : mengambil karakter yang ada di sebelah kiri dari
satu kesatuan karakter.
Penulisan : =LEFT(teks,
jumlah_karakter) : teks bisa diganti dengan
cell
Contoh:
=LEFT(“yogyakarta”,5) menghasilkan : yogya
b.
Right : mengambil karakter yang ada di sebelah kanan
dari satu kesatuan karakter.
Penulisan : =RIGHT(teks, jumlah_karakter)
Contoh:
=RIGHT(“yogyakarta”,5) menghasilkan :karta
c.
Mid : mengambil karakter yang ada di tengah dari satu
kesatuan karakter.
Penulisan : =MID(teks, angka_awal, jumlah_karakter)
Contoh:
=MID(“yogyakarta”,5,4) menghasilkan : akar
d.
Upper : mengubah semua karakter dalam setiap kata yang
ada pada suatu teks menjadi huruf besar / kapital.
Contoh :
=UPPER(“saya”) menghasilkan SAYA
e.
Lower : mengubah semua karakter dalam setiap kata yang
ada pada
suatu teks menjadi huruf kecil.
Contoh :
=LOWER(“SAYA”) menghasilkan saya
f.
Proper : mengubah karakter pertama dalam setiap kata
yang ada pada suatu teks menjadi huruf besar / kapital dan mengubah huruf berikutnya
dengan huruf kecil.
Contoh : =PROPER(“saya sedang praktikum”) menghasilkan
Saya Sedang Praktikum
g.
Len : mengambil karakter terkiri sejumlah yang
dinyatakan pada argumen jumlah_karakter.
Contoh : =LEN(“Praktikum”) menghasilkan 9
h.
Text : mengubah angka menjadi teks dengan jumlah
desimal sesuai yang dinyatakan pada argumen format_teks.
Penulisan : =TEXT(angka, format_teks)
Contoh : =TEXT(100/4,“0.00”) menghasilkan 25.00
Catatan !!! Tanda koma ( , ) diatas dapat juga diganti dengan
tanda titik koma ( ; ), disesuaikan dengan komputer yang dipakai.
B.
Fungsi
Bantu Logika
a.
And (Logical 1,logical 2,…)
menghasilkan argument true jika
semua logika benar.
b.
Or (Logical 1,logical 2,…,logical 30)
menghasilkan argument true jika
salah satu logika benar.
c.
Not (Logical)
menghasilkan kebalikan logika.
d.
If (Logical Text, Value True, Value False)
menghasilkan argument dengan
pemenuhan syarat yang telah ditentukan.
C.
FUNGSI
PENCARIAN DAN RUJUKAN EXCEL (LOOKUP)
Fungsi
Lookup hampir sama dengan fungsi IF, akan tetapi memiliki jawaban yang lebih
banyak dibanding IF.
Fungsi
Lookup merupakan fungsi untuk mencocokkan sebuah data dengan sebuah tabel yang
telah disiapkan secara khusus. Ada 2 tabel dalam fungsi Lookup, yaitu :
1)
Tabel utama,
berisi data yang akan diproses.
2)
Tabel
referensi, berisi pilihan jawaban beserta jawabannya.
Fungsi Lookup ada 2 macam,
yaitu :
[1]
VLOOKUP
Fungsi Vlookup digunakan untuk
mencari nilai berdasarkan pembacaan pada tabel referensi yang ditentukan
berdasarkan no kolom (data tersusun secara vertikal). Bentuk Penulisan :
=VLOOKUP(Kriteria;Tabel_Rujukan;No_Kolom_Tabel_Rujukan;Rangelookup)
[2]
HLOOKUP
Fungsi Hlookup digunakan untuk
mencari nilai berdasarkan pembacaan pada tabel referensi yang ditentukan
berdasarkan no baris (data tersusun secara horizontal).
Bentuk Penulisan
=HLOOKUP(Kriteria;Tabel_Rujukan;No_Baris_Tabel_Rujukan;Rangelookup)
D.
Membuat Grafik (Chart) Dari Data yang Tersedia
Cara membuat grafiknya adalah :
1.
Blok kolom data yang akan digunakan dalam pembuatan grafik dari
tabel
2.
Pilih dan klik Insert
3.
Klik Chart, lalu pilih dan klik bentuk grafik yang diinginkan
4.
Maka akan memberikan hasil seperti gambar di bawah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar